Matric-B Wujud Dukungan PLN pada Kendaraan Listrik Produk NTB

Posted on

Matric-B Wujud Dukungan PLN pada Kendaraan Listrik Produk NTB – Kabar tentang sepeda listrik yang sempat santer sebelumnya dari Nusa Tenggara Barat (NTB) sekarang telah menunjukkan kejelasan. Pasalnya, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah akan segera menandatangani kerjasama dengan General Manajer PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTB, Lasiran. Prosesi itu sebagai tanda secara resmi produksi sepeda listrik Matric-B dimulai.

Matric-B Wujud Dukungan PLN pada Kendaraan Listrik Produk NTB

Matric-B, Wujud Dukungan PLN pada Kendaraan Listrik Produk NTB

Rencananya, jadwal penandatanganan kerjasama ini akan dilaksanakan pada tanggal 21 Oktober 2020 ini. Dengan langkah itu, NTB akan mencatatkan diri sebagai daerah yang mempunyai visi ke depan. Pasalnya, biasanya inovasi demikian sering muncul dari daerah di sekitar pulau jawa yang memang memiliki sarana penunjang memadai.

Matric-B merupakan singkatan dari “Mbojo Electric — Bicycle”. Sepeda listrik ini lahir berkat kreasi tim. Yang terdiri dari anak-anak muda. Sepeda itu sendiri mengusung konsep klasik-modern dan berbeda dari sepeda listrik yang banyak diperjual-belikan di pasaran.

Sepeda ini memiliki daya 1000 watt dan sudah menggunakan. Baterai lithium, yang memiliki daya baterai yang lebih panjang. Berbeda dengan sepeda jenis lain yang umumnya memakai baterai kering. Baterai lithium di Matric-B bisa diganti dengan mudah. Sepeda listrik ini juga dilengkapi lampu LED yang membuatnya aman dikendarai malam hari.

Pada tahun 2021 nanti, produksi sepeda listrik akan dilakukan massal. Selain itu ada juga Bimtek (Bimbingan Teknis) kepada IKM-nya,” kata Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Nuryanti dikutip Suara NTB Selasa, 13 Oktober 2020

Sampai saat ini sudah ada pesanan sekitar seribu unit sepeda listrik yang harus dipenuhi

Penyiapan SDM yang mumpuni terus dimunculkan. Tujuannya agar mereka sanggup memenuhi pesanan ketika telah disepakati untuk memproduksinya secara massal. Selain sepeda listrik, Pemprov NTB juga mengembangkan industri otomotif. Program strategis daerah ini terus dijalankan oleh mitranya, yaitu SMK 1 Lingsar, Narmada Lombok Barat.

Sampai saat ini NTB telah berhasil mengembangkan beberapa jenis kendaraan listrik. Di antaranya kendaraan listrik roda empat dan tiga untuk mengangkut barang yang dikembangkan oleh Industri Kecil Menengah (IKM) dan SMK di Lotim dan Lobar. Ada juga kendaraan roda dua yang dikembangkan di UTS, Sumbawa. Hal itu menandakan, keseriusan NTB untuk berkiprah dalam pengembangan teknologi modern.

Dalam proses pengembangan itu, PT. Gerbang NTB Emas (GNE) ditunjuk sebagai distributor untuk memasarkan karya putra NTB. Dukungan dari pemerintah juga terus diberikan, Kementerian Perhubungan telah memberikan lampu hijau untuk kendaraan listrik ini agar dapat beroperasi di jalan raya.

PLN bersama Pemprov NTB akan melakukan pendampingan produksi kepada para pelaku IKM yang akan dijadikan mitra. Hal ini penting, sebab mereka tidak memahami persaingan keras di luar sana. Pengawalan yang dilakukan PLN demi memastikan produk yang dihasilkan sesuai standar. Selain itu, PLN juga membantu menyediakan peralatan produksinya.

Geliat industri kendaraan listrik di NTB membuktikan daerah di luar Jawa juga mampu berakselerasi dan menyambut tantangan zaman. PLN telah membaktikan dirinya untuk mengembangkan kreativitas anak bangsa. Tidak hanya sejak mulai produksi, PLN juga menyerap produk yang dihasilkan oleh mereka. Hal itu tentu menjadi awal yang baik, sebuah dorongan untuk melangkah lebih jauh ke depan dengan percaya diri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *